Pasal Penghinaan Presiden dalam RKUHP, Ini Penjelasan Kemenkumham RI

Jakarta,Justicecyber.online-Wamenkumham, Edward Omar Sharif Hiarie – Pemerintah yang tetap mempertahankan Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) tentang pasal penghinaan presiden, menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Untuk menjawab keresahan masyarakat tersebut, Kemenkumham dalam waktu dekat berencana berkeliling Indonesia mensosialisasikan dan menjelaskan isi pasal RKUHP.

Berkaitan dengan hal itu, Kemenkumham memastikan pasal dalam RKUHP yang dipertahankan pemerintah tersebut tidak menghambat praktik demokrasi di Indonesia.

Jaminan kepastian itu disampaikan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Republik Indonesia Edward Omar Sharif Hiariej. Bahwa pasal tersebut tidak akan jadi alat memenjarakan seseorang atau institusi yang dianggap menghina presiden.

“Pasal penghinaan presiden tidak akan digunakan untuk memenjarakan mereka yang mengkritik kebijakan pemerintah,” kata pria yang akrab disapa Prof. Eddy.

Prof. Eddy melanjutkan, “Sekali lagi, baca ayat tiganya, apabila itu suatu kritik terhadap pemerintah, tidak dapat dipidana. Ada di situ semua pasalnya.”

Beberapa kelompok masyarakat sipil memang melancarkan kritikan terhadap sikap pemerintah yang mempertahankan pasal penghinaan presiden dalam RKUHP karena dianggap membatasi kebebasan berpendapat.

pasal penghinaan terhadap presiden, yaitu Pasal 218 dan Pasal 219 RKUHP, represif dan dapat mengancam kebebasan berpendapat.

“Kritik terhadap pemerintah itu sangat penting agar pemerintah dapat berbenah diri dan hati-hati dalam mengambil keputusan atas suatu kebijakan,” tulis dalam catatan kritisnya terhadap RKUHP tahun lalu.

Menanggapi kritik terhadap pasal itu, Prof. Eddy meyakini sosialisasi terhadap isi RKUHP masih kurang. Hal itu menyebabkan banyak kelompok oposisi masih kurang memahami ketentuan pasal per pasal secara lengkap.

Ia pun menerangkan pasal penghinaan presiden dalam RKUHP, merupakan delik aduan. Karena itu, hanya presiden dan wakil presiden yang dapat melaporkan langsung pelaku atas perbuatan tersebut.

Baca Juga :  PEJABAT ASN HARUS SIAP DIHUBUNGI JURNALIS CETAK DAN ONLINE 24 JAM

“Enggak bisa tim suksesnya (yang melapor),” kata Eddy Hiariej

Untuk memberi pemahaman lebih lengkap tentang isi RKUHP kepada masyarakat, Eddy mengaku Kemenkumham telah melakukan sosialisasi ke sejumlah kota besar.

Ia menambahkan, pemerintah bekerja sama dengan perguruan tinggi dan lembaga swadaya masyarakat mengenalkan isi RKUHP secara lengkap kepada masyarakat di berbagai daerah.

Beberapa daerah yang akan dikunjungi Eddy dalam waktu dekat untuk sosialiasi isi RKUHP, antara lain Bali; Yogyakarta; Ambon, Maluku; Makassar, Sulawesi Selatan; Padang, Sumatera Barat; Banjarmasin, Kalimantan Selatan; Surabaya, Jawa Timur; Nusa Tenggara Timur; Manado, Sulawesi Utara; dan terakhir di Jakarta.

Ia berharap RKUHP dapat segera disahkan jadi undang-undang melalui rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia pada tahun ini.(Adv)

NANANG M

About NANANG M

Alamat Kantor Pusat : Jl. Raya Desa Ketawang Rt. 09 Rw. 03 Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Indonesia Telp : 085231051822 WA : 082335226877 Bank Jatim : 0982024722 / NANANG M By Support Civil Society Organization "PRIMA INDONESIA FOUNDATION" AHU-001484.AH.01.07.Tahun 2016 Notaris : R.Rulianto.SH NPWP : 31.470-856.1.621.000 PT. ALKA HAKIKI GROUP KEMENKUHAM RI NO.AHU-0000995.AH.01.01 TAHUN 2020 Notaris : IRPAN HARIANJA. SH.MH.MKN NPWP : 93.955.619.7-621.000 https://Justicecyber.online PENANGGUNG JAWAB & WARTAWAN LIPUTAN BERITA ONLINE PIMPINAN CABANG KAB.BLITAR, KOTA BLITAR, KAB.TULUNGAGUNG, KAB.TRENGGALEK : ANGGONO SATRIYANTO. REPORTER : SUDARMAJI, EKA, PERS PIMPINAN CABANG KOTA KEDIRI & KAB.KEDIRI : EDI SANTOSO PIMPINAN CABANG KAB.MAGETAN & KAB.NGAWI : ROLAND, PENDI, MIFTAH, LUTFIANALA PENASEHAT HUKUM : ROSSYIH, PAMUDJI,SH.MH, ARIE PURNOMOSIDI,SH.MH DEWAN PENGAWAS & PEMBINA : ADI SUPARTO (WARTAWAN UTAMA)

View all posts by NANANG M →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *