Oraganisasi MaTA Kembali Pertanyakan Kasus Pengadaan Sapi di Saree Sejak Tahun 2017

Banda Aceh, Justicecyber.online – Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) kembali mempertanyakan terhadap penanganan kasus pengadaan sapi di Saree, Aceh Besar sejak tahun 2017 dengan sumber anggaran APBA.

“Kita berharap Kapolda Aceh untuk dapat memberi kepastian hukum terhadap kasus sapi di Saree, mengingat penyelidikan kasus tersebut sudah sampai ke Polda Aceh sejak bulan Juni lalu, dan sekarang sudah September belum ada perkembangan atau penetapan tersangka dalam kasus tersebut,”kata Alfian, Koordinator Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA).

Menurutnya, ini bagian dari monitoring peradilan MaTA terhadap kepastian hukum perkara yang sedang ditangani Polda Aceh, dan menjadi fokus utama pihaknya, sehingga kasus tersebut tidak hilang. Selain itu publik juga sudah mulai bertanya sejauh mana penanganannya.

“Kepastian hukum menjadi utama sehingga kasus tersebut ada di awal, jangan hilang diakhir dan ini tidak menjadi tambahan kasus mangkrak yang selama ini terjadi seperti, kasus pengadaan sapi di Kota Lhokseumawe, kasus beasiswa Pemerintah Aceh dan juga kasus pembagunan tebing di Balohan Sabang,”.


Kasus pengadaan sapi Saree sudah menjadi perhatian publik ketika muncul pertama dengan kondisi sapi kurus dan mati karna tidak terurus.

MaTA sendiri menduga kuat sudah terjadi tindak pidana korupsi disaat pengadaan di tahun 2017 terhadap sapi tersebut. “MaTA berharap kepada Kapolda Aceh untuk ada kepastian hukum terhadap kasus tersebut,”.

Alfian mengungkapkan, publik sudah mulai bertanya sampai dimana sudah kasus tersebut. “Kalau kasus ini “mau ditutup” MaTA akan meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan supervisi sesuai dengan kewenangan KPK,”.

“MaTA masih memiliki harapan besar kepada Kapolda Aceh untuk dapat menyelesaikan kasus tersebut sampai tuntas, dan pelakunya dapat di hukum sehingga efek jera tetap berlaku terhadap para pelaku kejahatan kemanusian tersebut,”.(adv)

Baca Juga :  Gotong Royong Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Dalam Pemenuhan Pangan Pasca Covid-19
NANANG M

About NANANG M

Alamat Kantor Pusat : Jl. Raya Desa Ketawang Rt. 09 Rw. 03 Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Indonesia Telp : 085231051822 WA : 082335226877 Bank Jatim : 0982024722 / NANANG M By Support Civil Society Organization "PRIMA INDONESIA FOUNDATION" AHU-001484.AH.01.07.Tahun 2016 Notaris : R.Rulianto.SH NPWP : 31.470-856.1.621.000 PT. ALKA HAKIKI GROUP KEMENKUHAM RI NO.AHU-0000995.AH.01.01 TAHUN 2020 Notaris : IRPAN HARIANJA. SH.MH.MKN NPWP : 93.955.619.7-621.000 https://Justicecyber.online PENANGGUNG JAWAB & WARTAWAN LIPUTAN BERITA ONLINE PIMPINAN CABANG KAB.BLITAR, KOTA BLITAR, KAB.TULUNGAGUNG, KAB.TRENGGALEK : ANGGONO SATRIYANTO. REPORTER : SUDARMAJI, EKA, PERS PIMPINAN CABANG KOTA KEDIRI & KAB.KEDIRI : EDI SANTOSO PIMPINAN CABANG KAB.MAGETAN & KAB.NGAWI : ROLAND, PENDI, MIFTAH, LUTFIANALA PENASEHAT HUKUM : ROSSYIH, PAMUDJI,SH.MH, ARIE PURNOMOSIDI,SH.MH DEWAN PENGAWAS & PEMBINA : ADI SUPARTO (WARTAWAN UTAMA)

View all posts by NANANG M →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *