Penduduk Dukuh Sekalus Desa Cermo, Daerah Terpencil Di Kabupaten Madiun Hanya Sebulan Sekali Pergi Ke Pasar

Madiun, Justicecyber.online – Warga Dukuh Sekalus, Dusun Poleng RT 035/RW 004 Desa Cermo, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur tidak bisa leluasa berbelanja. Mereka mempertimbangkan jarak yang cukup jauh dan kondisi jalan yang terjal dari daerah terpencil Madiun itu menuju tempat perbelanjaan terdekat, yakni Pasar Kare.

Salah seorang warga Dukuh Sekalus, Supriyati, mengaku jarang berbelanja karena terkendala jauhnya jarak dan terjalnya jalan menuju Pasar Kare. Menurut dia, menghabiskan banyak uang untuk biaya transportrasi dari daerah terpencil Madiun menuju Pasar Kare. Supriyati yang juga istri ketua RT 035/RW 004 tersebut membeli kebutuhan pokok hanya sekali dalam sebulan.

Ibu-ibu lainnya juga sama. Turun ke Pasar Kare rata-rata sekali dalam sebulan. Itu pun kalau musim kemarau. Saat musim hujan, belum tentu bisa belanja dalam sebulan. Karena jauh, ongkos untuk menuju pasar jelas habis banyak.

Menurut pantauan hanya ada satu jalur menuju Pasar Kare dari Dukuh Sekalus. Di samping kanan-kiri jalan dipenuhi semak belukar dan pohon pinus. Badan jalan di wilayah terpencil di Madiun itu juga hanya terbuat dari susunan batu. Jalan semakin sulit dilalui karena berdebu, bergelombang dan menanjak.
Supriyati menyampaikan, macam barang yang dibelanjakan setiap kali ke Pasar Kare, yakni terutama sembilan bahan pokok (sembako). Disinggung kemungkinan stok sembako habis sebelum bisa kembali berbelanja ke Pasar Kare, dia menjawab makan dengan seadanya. Supriyati mengatakan sering mengganti menu nasi beras dengan nasi tiwul.

“Pokoknya kami tetep bersyukur sudah bisa makan. Tidak masalah makan seadanya. Anak-anak nanti dikasih pengertian saat beras, gula, atau persedian makanan lainnya pas habis. Kalau lauk, kadang beli ikan asin. Kalau enggak, ya tempe tahu. Sedangkan sayuran, kami tanam sendiri. Ada labu siam sama daun singkong,”.

Baca Juga :  17 Pemohon Sertifikat PTSL Desa Gandul Menuntut Kepastian Hukum, Belum Diterbitkan Oleh BPN Sejak 2017

Supriyati tengah mencoba membuka warung kecil-kecilan di rumahnya untuk membantu warga saat membutuhkan keperluan sehari-hari. Namun, usahanya tersebut tidak berjalan lancar. Selain tidak bisa membeli barang dagangan secara intens sesuai permintaan warga, menurut Supriyanti, usaha untuk warga Sekalus itu sulit berkembang karena minim modal.(adv)

NANANG M

About NANANG M

Alamat Kantor Pusat : Jl. Raya Desa Ketawang Rt. 09 Rw. 03 Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Indonesia Telp : 085231051822 WA : 082335226877 Bank Jatim : 0982024722 / NANANG M By Support Civil Society Organization "PRIMA INDONESIA FOUNDATION" AHU-001484.AH.01.07.Tahun 2016 Notaris : R.Rulianto.SH NPWP : 31.470-856.1.621.000 PT. ALKA HAKIKI GROUP KEMENKUHAM RI NO.AHU-0000995.AH.01.01 TAHUN 2020 Notaris : IRPAN HARIANJA. SH.MH.MKN NPWP : 93.955.619.7-621.000 https://Justicecyber.online PENANGGUNG JAWAB & WARTAWAN LIPUTAN BERITA ONLINE PIMPINAN CABANG KAB.BLITAR, KOTA BLITAR, KAB.TULUNGAGUNG, KAB.TRENGGALEK : ANGGONO SATRIYANTO. REPORTER : SUDARMAJI, EKA, PERS PIMPINAN CABANG KOTA KEDIRI & KAB.KEDIRI : EDI SANTOSO PIMPINAN CABANG KAB.MAGETAN & KAB.NGAWI : ROLAND, PENDI, MIFTAH, LUTFIANALA PENASEHAT HUKUM : ROSSYIH, PAMUDJI,SH.MH, ARIE PURNOMOSIDI,SH.MH DEWAN PENGAWAS & PEMBINA : ADI SUPARTO (WARTAWAN UTAMA)

View all posts by NANANG M →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *